Dewan Masjid Indonesia (DMI) merayakan hari jadinya yang ke-54 dengan penuh khidmat di Gedung DMI Pusat, Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Selasa (23/6/2026).
Momentum milad tahun ini menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang organisasi yang selama lebih dari lima dekade konsisten berkontribusi dalam penguatan fungsi masjid dan pemberdayaan umat di seluruh Indonesia.
Perayaan Milad ke-54 DMI dipimpin oleh Sekretaris Jenderal DMI, KH Dr. Rahmat Hidayat, serta dihadiri sejumlah pengurus pusat, di antaranya Wakil Ketua Umum Dr. Imam Addaruqutni, M.Ag., H. Buyung Wijaya Kusuma, S.E., M.M., Kolonel TNI (Purn.) Dr. H. Mukhtadi El Harry, M.M. selaku Wakil Sekretaris Jenderal DMI, serta Diah Setiyawati selaku Brand Manager BSI.
Dalam sambutannya, Rahmat Hidayat menegaskan bahwa usia ke-54 tahun menjadi momentum yang tepat bagi DMI untuk menengok kembali perjalanan panjang organisasi sekaligus menyusun langkah-langkah strategis menghadapi tantangan masa depan.
Menurutnya, keberadaan DMI selama lebih dari setengah abad telah memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
"Milad ke-54 ini menjadi momen yang tepat untuk merefleksikan perjalanan panjang organisasi, melihat kembali berbagai kiprah dan kontribusi yang telah memberi dampak luas bagi umat, sekaligus menumbuhkan harapan besar untuk masa depan yang lebih gemilang," ujar Rahmat Hidayat.
Ia menambahkan, perjalanan DMI yang telah melampaui setengah abad merupakan capaian yang patut disyukuri. Dalam kurun waktu tersebut, DMI berkembang menjadi organisasi kemasjidan terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia dengan jaringan kepengurusan yang menjangkau hingga tingkat kabupaten dan kecamatan di berbagai daerah.
"Perjalanan selama lebih dari setengah abad ini bukanlah waktu yang singkat. DMI telah menjelma menjadi organisasi kemasjidan terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia, dengan kepengurusan yang tersebar hingga ke tingkat kabupaten dan kecamatan di seluruh pelosok negeri," kata Rahmat.
Pada momentum milad tersebut, DMI juga memperkenalkan sejumlah program baru sebagai bagian dari upaya memperkuat syiar dan literasi kemasjidan. Salah satunya adalah peluncuran Buletin Syiar Madani yang akan terbit setiap bulan dan berisi berbagai informasi mengenai perkembangan masjid, kegiatan dakwah, serta dinamika kemasjidan di berbagai wilayah Indonesia.
Selain itu, DMI turut meresmikan DKM Khasanah yang berlokasi di lantai tiga Gedung DMI Pusat. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi sarana yang semakin memperkuat aktivitas keagamaan, edukasi, dan pembinaan umat di lingkungan DMI.
Perayaan Milad ke-54 ini tidak hanya menjadi penanda bertambahnya usia organisasi, tetapi juga menjadi simbol komitmen DMI untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian kepada umat, DMI bertekad melanjutkan perannya sebagai penggerak kemajuan masjid yang mampu menghadirkan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan bangsa.