Menag Dorong Pemda Berikan Perhatian Khusus kepada Para Imam Masjid
KALBAR – Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong pemerintah daerah memberikan perhatian khusus kepada para imam masjid.
“Kami mohon pemerintah daerah memberikan perhatian khusus kepada imam masjid, terutama untuk pemenuhan kebutuhan dasar yang dibutuhkan,” terang Menag yang juga Ketua Umum Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) saat Pengukuran dan Rapat Kerja Pengurus Wilayah dan Daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kalimantan Barat dan Wisuda Madrasah Imam Masjid (MIM) di Pontianak, Kalimantan Barat.
Menag mengungkapkan keprihatinannya atas terjadinya urbanisasi ustaz atau imam masjid dari daerah terpencil ke kota-kota besar semata untuk bekerja memenuhi keutuhan keluarganya. Akibatnya, lanjut Menag, wilayah-wilayah terpencil mengalami kekurangan imam masjid.
“Karena banyak imam atau ustaz yang pergi ke kota, masjid-masjid di pulau-pulau terpencil tidak memilki imam dan ustaz yang mumpuni secara keilmuan. Karenanya, pemerintah daerah seharusnya memberikan perhatian khusus bagi kesejahteraan para imam,” kata Menag yang hadir secara daring Jumat (13/2/2026).
Kepada para imam masjid termasuk yang tergabung dalam IPIM, Menag menyampaikan pesan agar terus meningkatkan kompetensinya.
Kepada para imam masjid, saat pengukuhan pengurus wilayah IPIM Kalimantan Barat, Menag menyampaikan sejumlah pesan. Pertama, terus memperbaiki kualitas bacaan Alquran, seperti Makhraj dan Tajwid. Kedua, mengenakan pakaian yang sesuai selain rapi dan bersih saat memimpin salat.
“Ketiga, menjaga muru’ah, berprilaku atau berahlak mulia dan menghindari perbuatan yang tidak pantas,” ujar Menag.
“Harapan saya, selain menjadi imam di dalam masjid, juga jadi imam di dalam masyarakat,” harapnya.
Tampak hadir, Asisten III Administrasi dan Umum Provinsi Kalbar Alfian Salam, Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Muhajirin Janis, Ketum PW IPIM Ustaz Muammar Khadafi, Ketua DMI, dan sejumlah pejabat di lingkungan Provinsi Kalimantan Barat.
Source: Kemenag.go.id