Ketua LTM PBNU, KH. Mokhamad Mahdum, Ph.D., Ak., CPA, menegaskan bahwa muadzin merupakan bagian yang tak terpisahkan dari khidmah kemasjidan Nahdlatul Ulama. Menurutnya, keistiqamahan muadzin dalam mengumandangkan adzan adalah bentuk pengabdian yang memiliki nilai ibadah dan sosial yang tinggi.
“Muadzin adalah bagian tak terpisahkan dari khidmah kemasjidan NU. Suara adzan yang dikumandangkan dengan istiqamah adalah bentuk pengabdian yang menjaga ruh ibadah dan tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah umat,” ujar KH. Mokhamad Mahdum.
Tiga Kategori Muadzin Nasional Program Terima Kasih Muadzin membuka partisipasi nasional melalui tiga kategori utama, yakni Muadzin Terlama, Muadzin Tertua, dan Muadzin Termuda. Ketiga kategori ini dirancang untuk menjangkau lintas generasi muadzin di berbagai daerah. LTM PBNU menilai pendekatan lintas generasi penting untuk menjaga kesinambungan peran muadzin, sekaligus mendorong regenerasi muadzin muda tanpa mengabaikan jasa dan keteladanan para muadzin senior. Apresiasi Berbasis Pembinaan Program ini menempatkan apresiasi sebagai bagian dari pembinaan, bukan semata kompetisi. Panitia akan memilih 500 muadzin terbaik untuk menerima uang pembinaan sebagai bentuk dukungan dan penghargaan. Selain itu, satu peserta terpilih akan mendapatkan hadiah utama berupa umroh sebagai Muadzin Terfavorit. LTM PBNU memaknai hadiah tersebut sebagai simbol penghormatan atas dedikasi, keistiqamahan, dan pengabdian muadzin dalam menjaga syiar Islam. Melalui program ini, LTM PBNU berharap tumbuh motivasi dan rasa bangga dalam menjalankan amanah sebagai muadzin. Jadwal dan Mekanisme Pendaftaran Pendaftaran dan pengumpulan berkas peserta dibuka pada 26 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Tahap penilaian akan dilaksanakan pada 5–10 Januari 2026, dengan pengumuman hasil pada 11 Januari 2026. Adapun persyaratan administrasi yang wajib dilengkapi peserta meliputi: • Kartu Tanda Penduduk (KTP) • Surat rekomendasi dari struktur NU setempat • Surat keterangan dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) • Video adzan terbaik berdurasi maksimal satu menit Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan: https://bit.ly/muadzinltm Penguatan Peran Masjid LTM PBNU berharap program Terima Kasih Muadzin dapat memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pembinaan umat. LTM PBNU menekankan bahwa masjid akan terus hidup melalui manusia-manusia yang mengabdikannya dengan keikhlasan. Melalui apresiasi ini, LTM PBNU ingin memuliakan muadzin sebagai penjaga waktu shalat dan penjaga syiar Islam. LTM PBNU juga mengajak seluruh pengurus masjid, jaringan NU, dan warga Nahdliyin untuk menyebarluaskan informasi program ini agar dapat menjangkau muadzin hingga ke daerah-daerah terpencil di seluruh Indonesia.